Mike Dhani

27 August, 2004

Sepucuk Surat dari seorang Ayah

Filed under: Renungan

Aku tuliskan surat ini atas nama rindu yang besarnya hanya Allah yang tahu. Sebelum kulanjutkan, bacalah surat ini sebagai surat seorang laki-laki kepada seorang laki-laki; surat seorang ayah kepada seorang ayah.
Nak, menjadi ayah itu indah dan mulia. Besar kecemasanku menanti kelahiranmu dulu belum hilang hingga saat ini. Kecemasan yang indah karena ia didasari sebuah cinta. Sebuah cinta yang telah terasakan bahkan ketika yang dicintai belum sekalipun kutemui.

Nak, menjadi ayah itu mulia. Bacalah sejarah Nabi-Nabi dan Rasul dan temukanlah betapa nasehat yang terbaik itu dicatat dari dialog seorang ayah dengan anak-anaknya. (more…)

26 August, 2004

Kuliah di India? “Nehi, Nehi” …

Filed under: General

KEDUA orangtua Dodo, kini 26 tahun, setengah tidak percaya saat ia memutuskan akan meneruskan kuliah di India. Dosen-dosennya tidak mendukung. Kawan-kawannya di kampus juga dibuatnya heran.

“Sekolah di India? Nehi, nehi…!”
kata kawan-kawannya berkomentar.

SEMULA jika ditanya keberadaan Dodo, orangtuanya pun hanya menjawab bahwa Dodo tengah belajar di luar negeri. Nama India tidak pernah disebut-sebut.

“Hampir tidak ada yang memberikan dukungan saya kuliah di India,”
kata Sotar Dodo, alumnus Jurusan Akuntansi Universitas Trisakti, Jakarta. Lulus dari Trisakti tahun 2001, Dodo semula bermaksud meneruskan kuliah di Filipina. Akan tetapi, gara-gara krisis, biaya untuk kuliah ke Filipina jadi membengkak. Apabila tetap ke Filipina, ia harus menunda keinginannya melanjutkan studi. Saat itulah ia diberi tahu seorang kawannya, anak diplomat Indonesia di New Delhi, tentang perguruan tinggi di India yang tidak kalah bagus dengan perguruan tinggi di Australia, Inggris, maupun Amerika Serikat. Uang kuliah dan biaya hidupnya pun relatif murah. Dodo tertarik dan nekat memutuskan berangkat ke India. (more…)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Gary Rogers